Sunday, April 12, 2020


SUMBER DAYA MANUSIA DI PT. SINAR MENARA SEJAHTERA
NAMA            : Mia Audina
NIM                : 181010503729
KELAS           : A505
PT. Sinar Menara Sejahtera, Perusahaan Berskala Kecil Berdiri sejak tahun 2013. Perusahaan ini Bergerak dibidang Fabrikasi Kontruksi yang membuat sesuatu untuk membersihkan Gedung. Perusahaan ini sudah Bekerjasama dengan Proyek - proyek besar di Jakarta. Perusahaan “Family” ini Membuat Peraturan Berdasarkan Aturan dari Desnaker. Namun sangat disayangkan karna Perusahaan ini adalah Perusahaan Family sehingga banyak karyawan Bekerja tidak Profesional dan juga Perusahaan ini Merekrut Karyawan Melalui Jalur Nepotisme, dari yang kita ketahui Masih banyak Perusahaan melakukan Jalur Nepotisme ini. Jalur Nepotisme adalah lebih Memilih Saudara atau teman akrab berdasarkan Kemampuannya. Namun Jalur seperti ini menurut saya kurang tepat karna dalam 1 Perusahaan jika saling mengenal akan susah untuk bekerja dengan lebih baik dan kemungkinan besar akan banyak yang mengobrol seperti di perusahaan PT. Sinar Menara Sejahtera ini. Keadaan Sumber Daya Manusia di Perusahaan ini sudah cukup lama semenjak perusahaan ini berdiri, Namun seiring berjalannya waktu ada salah satu karyawan lama yang Prihatin dengan keadaan Sumber Daya Manusia di Perusahaan ini jika terus menerus perusahaan ini akan bangkrut karna Sumber Daya Manusia nya. Lalu dia diangkat sebagai Manajer Operasional yang di perintah oleh Direktur untuk Merubah pola pikir karyawan di Perusahaan tersebut. Karna sudah berjalan cukup lama masih banyak karyawan yang belum paham tentang bagaimana kerja profesinal, kemudian Manajer ini pun tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memberi pengertian kepada karyawan lain untuk berkerja Secara Profesional. Karna memang dari awal Perusahaan ini menerapkan “Bekerja santai tetapi Cekatan” Beberapa dari karyawan tersebut ada yang menerapkan tersebut namun kebanyakan pula yang menyalahgunakan aturan tersebut sehingga menyebabkan beberapa karyawan baru menjadi seperti itu.

No comments:

Post a Comment